04 Jul

Warna adalah simbol yang penuh makna.  Dalam sebuah website warna menjadi daya tarik tersendiri yang mampu menjadikan pengunjung website betah dan bahkan tersugesti untuk melakukan hal-hal yang ditampilkan dalam sebuah situs website. Untuk itulah pemilihan warna dalam sebuah web menjadi hal yang sangat penting untuk menciptakan sebuah karya website yang luar biasa. Perlukah Anda menyewa seorang desainer untuk memilih warna?

Jawabannya Anda hanya perlu melakukan beberapa percobaan dan pemahaman dasar tentang mengkobinasikan warna sehingga situs website Anda menjadi terlihat profesional.

Memilih warna untuk website tidak sesulit memilih warna untuk bangunan atau rumah yang ketika Anda melakukan kesalahan memilih warna,  Anda harus membeli lagi cat warna lain untuk menggantinya dalam memilih warna website Anda bebas bereksperimen tak terbatas untuk menemukan warna yang cocok, karena Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk mengganti-ganti warna seperti Anda mengganti warna dinding rumah Anda.

Pertimbangan Hal Ini ketika Memilih Warna Website :

  • Apakah website Anda harus sinkron dengan skema warna yang ada? Hal ini sering terjadi untuk situs bisnis yang perlu mencerminkan merek bahwa perusahaan sudah menggunakan warna tertentu.
  • Apa tujuan website tersebut? Jika tujuannya adalah untuk menjual sesuatu, warna yang Anda pilih perlu untuk menginspirasi bahkan mengajak pengunjung untuk membeli barang yang kita jual.
  • Apa jenis foto dan gambar yang akan Anda memasukkan ke website tersebut? Sangat penting bahwa skema warna Anda sesuai dengan gambar yang akan ditampilkan, begitupun sebaliknya. Foto harus benar-benar dapat menjadi sumber inspirasi ketika Anda memilih warna untuk situs.

Berapa Banyak Warna yang Harus Anda Gunakan?

Memilih skema warna untuk website memang tidak mudah tapi juga tidak begitu sulit, tetapi akan lebih baik hanya menggunakan 3 warna utama di website Anda. Semakin banyak warna yang Anda gunakan, semakin sulit  untuk menjaga mereka semua dalam harmoni dan menciptakan tampilan yang konsisten dan seimbang untuk situs Anda.

Sebagai titik awal, Anda bisa mencoba mengikuti aturan 60-30-10, yang telah digunakan oleh desainer interior dan fashion selama bertahun-tahun dan bekerja sama dengan baik dalam desain web.

Aturan ini menetapkan bahwa Anda harus memilih tiga warna yang berbeda dan menggunakannya dalam rasio 60%, 30% dan 10% untuk masing-masing warna.

  • 60% akan menjadi warna utama situs Anda dan mengatur nada keseluruhan desain Anda.
  • 30% harus kontras dengan 60% untuk menciptakan efek visual yang mencolok.
  • 10% adalah ‘aksen warna’, yang harus melengkapi baik warna primer atau sekunder.

Dalam desain konvensional lebih aman untuk membuat baik dari 60% atau 30% warna yang digunakan adalah ‘netral’ (putih, abu-abu, krem, hitam dan sebagainya). Ini akan memberikan Anda jumlah maksimum pilihan ketika memilih dari dua warna lain, karena elemen netral umumnya akan cocok dengan warna apapun.

Ingat juga bahwa Anda memiliki sejumlah ruang untuk bergerak dalam setiap warna. Dalam banyak kasus, Anda akan perlu diversifikasi palet Anda melampaui tiga elemen dasar Anda. Daripada menambahkan warna keempat dan kelima ke website yang risiko merusak desain, Anda bisa mencoba nuansa yang berbeda dan nada warna yang ada sebagai gantinya.

Dengan memilih nuansa yang cerah atau gelap pada bagian-bagian tertentu, Anda dapat membuat perbedaan tanpa mengganggu keseimbangan tiga warna yang sudah Anda tentukan.

Website yang dapat membantu Anda dalam menemukan paduan Warna :

Bagaimana memilih warna untuk website Anda, ada banyak bantuan yang tersedia jika Anda merasa kesulitan untuk memilih warna website. Anda dapat menemukan sejumlah tools online yang sangat baik (dan gratis) untuk membantu Anda menyiapkan palet warna agar situs Anda nantinya tampak profesional.